Rabu, 05 Desember 2012 0 komentar

lima

Sebelumnya

"Ya sudah good luck aja pa......Mama doakan yang terbaik buat papa....jangan lupa selalu kirim kabar...."

Mama memeluk dan mencium pipi papa...papa pun merangkul aku dan mama....

"Jaga diri kalian baik-baik...terutama kamu lengka....jaga adikmu..jangan berantem mulu... bulan depan kan siska dateng...bantu carikan dia kuliahnya..."

"ok pa..."

aku pun memeluk papa lagi...

"jaga kesehatan pa...semoga penelitiannya berhasil..."

Papa segera mengangkat koper pribadinya....dengan memakai rompi hitam, papa segera menuju ke bagian resepsionis dan menyerahkan bukti tiket...kemudian melihat ke aku dan mama..dan melambaikan tangannya....

di dekatnya sudah ada orang yang menunggu papa, yang ternyata teman papa yang bernama Pak Richard, karena beliau sudah biasa bertamu ke rumah dengan keluarganya...aku jadi langsung tau....dia melihat kami kemudian tersenyum dan menunduk hormat kepada aku dan mama

diiringi lambaian tangan....sosok papa dan rekannya itu mulai menghilang memasuki koridor pesawat..

oh ia, papa dengan pak richard rekannya itu memiliki suatu kemiripan...dengan umur dan badan yang terbilang satu dua.....berkacamata...dua-duanya menyukai musik country dan gila kerja...jika mereka berdua sudah ada di ruang laboratorium....mereka berdua kadang-kadang lupa makan..meskipun aku dan mama sudah berulangkali meminta mereka makan ketika waktunya tiba...tetap saja tidak digubris....

sementara itu, bedanya papa dengan pak richard hanya di kepala.....papa ubanan sedangkan rekannya hampir botak... walaupun begitu, pak richard pun termasuk orang yang baik kepada aku selain mama dan papa...berbeda 180 derajat dengan siska....dia bencana buatku.....

5

Lanjut 1 2 3 4 5

Minggu, 02 Desember 2012 1 komentar

empat

Sebelumnya

Sekarang hari Minggu, tanggal 18 Juli 2035, Musim Panas

"Lengka

Jagain Mama ya...

Papa ada Ekspedisi di luar indonesia....memang, tidak sebentar..."

Sambil merapikan peralatan kerjanya dan baju-baju dibantu mama di ruang keluarga aku pun ada di situ

"Maksud Papa....Jalan-jalan keliling dunia...wow, ikut pa......"

Mama melirik

"Memangnya kamu mau jadi Ilmuwan....belajar aja malas..."

"Ahhh....di kuliah hanya teori dan teori ma......jiwa Lengka ada di luar...menjelajahi alam..."

Mama menatap ngga percaya....

"HEIII....jangan pasang tampang ngga enak gitu maa..."

Aku kemudian melihat papa lagi

"Berapa lama pa...."

aku duduk di lantai bersila melihat papa merapikan kopernya di sofa

"Sekitar 3 bulan...itu paling cepat ka....lagipula kamu sudah biasa di tinggal kan.."

"Hmm..."

"Oh ia Adik mu ...bulan depan kan lulus dari SMA nya...nanti kuliah di sini....."tambah Papa lagi

"What..."

"kamu ga senang dia di sini ka....haha"

"Engga...buat apa...tukang cari masalah...."

Mama dan Papa menatap ngga percaya lagi

Sial, baru inget Siska dah kelas 3 ya, perasaan baru kemaren itu anak berandal di masukin ke Boarding School, tau-tau udah lulus aja.

"Lengka...Lengka....sampai kapan kamu ga akur dengan dia...kirain kamu dan dia masuk Boarding School bukannya tambah baik malah sebaliknya..."

Mama menatap melas ke aku kemudian menatap ke langit....

"Ya Tuhann....Maafkan anakku ini....."

"MAMAAAAA....."

4

Lanjut 1 2 3 4 5

0 komentar

tiga

Sebelumnya

Sementara Papaku adalah seorang ilmuwan dan arkeolog, berambut hitam, lurus dan pendek sama seperti aku...sedikit putih karena uban...berkaca mata...tingginya hampir sama dengan aku sekitar 170cm...badannya sedikit gemuk...umurnya sekitar 50an....berkulit sawo matang sama dengan aku dan mama....kerjaannya bisa dibilang...jarang dirumah...ini saja sudah sebulan tidak pulang....kadang, aku iseng masuk ke laboratorium pribadi papa di rumah....sekedar pengen tau apa isinya....banyak buku tersusun rapi di rak, artikel-artikel khusus yang ditempel di dinding, foto keluarga, tulisan papa di whiteboard, komputer kerja papa, patung-patung bahkan tengkorak, entah itu hewan maupun manusia di sudut-sudut ruang laboratorium papa. tak jarang pula aku membaca artikel-artikel itu untuk bahan kuliahku juga tidur di sana...

Tidak sengaja aku menemukan di laci papa sebuah artikel bertulis

"PROHIBITED"

di sudut kanan atas bukunya. tulisannya kecil berwarna merah dan hampir terhapus. disitu terpampang logo perusahaan dimana papa bekerja.

Aku pegang artikel itu....ukurannya sebesar buku ukuran A4 hanya tebalnya sekitar 3cm, aku buka lembaran artikel itu......wahhhh tulisan semua...banyak kata-kata yang belum ku pahamin.....CHAC, X+Y,F2+....$%^&*@#@@...rumus-rumus ga penting banyak terpampang disitu

BRAKKK...

Cukup...gila, aku bukan ilmuwan...ngapain buka-buka artikel khusus punya papa yang isinya pun aku ngga ngerti sama sekali...ku pikir di ruang itu aku dapet majalah dewasa atau semacamnya...haha pikiranku sudah melayang entah ke mana

LENGKAAAAA.......ada telpon dari Ika ni.....

LENGKAAAA.....

aku sadar dari pikiranku sendiri....ku masukkan artikel papa di tempat semula dan keluar dari laboratorium papa dan berjalan menuju ruang keluarga

"ia mahh.....ada apa sih...."

"ini nih ika nelpon...angkat...."

"hmmm.."

"Ehh sayang, kamu dari laboratorium papa ya ka....pasti di acak-acakin ya..."

"Engga Mama....lengka cuma baca-baca doang...biasa buat kampus..."

"Sudah di rapiin belum, papa mau dateng loh nanti malam"

"bener...." mataku terbuka lebar

"ia, sudah tuh angkat telpon dulu...."

3

Lanjut 1 2 3 4

Sabtu, 01 Desember 2012 0 komentar

dua

Sebelumnya

Aku lahir di Jakarta tahun 2015. Menurut mama pada saat itu jakarta lagi padat-padatnya, mobil dan motor disana sini. macet dimana-mana. untuk melahirkanku saja mama sempat terjebak macet ketika dibawa ke rumah sakit oleh papa. begitu menurutnya.

"kondisi jakarta saat ini lebih baik dari tahun-tahun pas kamu lahir" kata mama

"Hmmm...."kata-kata yang bisa kukeluarkan saat sedang asik makan

"lihat, penghijauan dimana-mana...dan lagi, sudah jarang orang dari daerah pindah ke jakarta, kamu tau itu..."

"Ah..sama aja..."

"Ehhh...kamu belum tau aja ka...."

"Emang..."

Memang sih, kota jakarta sekarang baik-baik saja kalau aku lihat dari pandangan sendiri. nyaman, macet...setiap kota besar pasti ada tapi hanya waktu-waktu tertentu saja....pepohonan banyak....banyak taman-taman kota...sering, kalau lagi malas pulang ke rumah...duduk-duduk aja di taman kota....kalau haus....sudah ada water filter terpasang di sudut-sudut taman...ngga tau kalau dulunya bagaimana. ogah mikir. buat apa dipikir. lagipula aku hidup di jaman sekarang, peduli amat masa lalu.

oh ia, ngomong soal Papa dan Mama, Mama itu seorang wanita yang lembut, berkepribadian yang menyenangkan, bicaranya jelas cuma kadang omongannya ngelantur dan bikin kesal, rambutnya hitam dan ikal, kurus..tidak..gemuk pun tidak...tingginya di bawah aku sedikit..sekitar 160cm...berkulit sawo matang sama seperti aku dan juga orang indonesia pada umumnya dan umurnya sekitar 40an...kegiatan yang disenanginya, memasak didapur dan menonton TV. mama jarang ngerumpi bareng tetangga...kalau pun ia...itu berarti penting dan musti datang.... Cantik.....tidak, biasa saja...lagi pula kalau aku bilang jelek....bisa-bisa ditendang dari rumah.

2

Lanjut 1 2 3 4

Kamis, 29 November 2012 0 komentar

Si Anak Aneh

Si Anak Aneh....

Lengka....yah apapun artinya dan maknanya bagiku itu tidak penting...juga mungkin terdengar aneh......memang, karena jarang sekali aku tahu ada orang yang memiliki nama seperti saya

Umurku baru menginjak 20 tahun dan aku laki-laki. kalau dipikir-pikir 'Lengka' itu nama untuk seorang anak perempuan. Dulu, Waktu aku masih anak SD Mama pernah bilang " Mama memang dulu pengen anak perempuan...ehhh, taunya dapat laki-laki deh hohoho.. jadi, Papa dan Mama sepakat kasih nama anak laki-laki tapi agak sedikit feminim, lengka deh jadinya"

"lagipula, lengka itu artinya bagus loh..." sambil menempelkan telunjuknya di dahiku..." kamu akan menjadi cahaya bagi keluarga kita sayang...lengka itu berarti cahaya...cahaya yang menerangi...lagipula aneh kalau kamu dikasi nama Nur kan hahaha"

"itu kan untuk anak perempuan Mama.....Mama gimana sih"

"Nah kamu tau itu...."

"Kasih nama yang keren kek.....James atau apa..atau yang indo-indo dikit..."

Mama terlihat serius sambil menempelkan jari telunjuknya didahi

"Gimana kalau Nobita...."

"MAMAAAAAA.....itukan nama tokoh kartun jaman dulu..."

"Ho ho ho..kamu tau juga ya...bisa jadi arkeolog kamu ka"

"Sudah ahh, cape ngomong sama mama...mending tidur"

"Ha ha ha...ya sudah tidur sana...udah makan malam kan..."

" Sudah Mama........."

...........

1

Lanjut 1 2 3 4

0 komentar

PROLOG

“Manusia sering kali menjadi seperti apa yang ia yakini. Jika saya terus-menerus berkata kepada diri sendiri bahwa saya tidak dapat melakukan hal tertentu, mungkin saja pada akhirnya saya memang tidak dapat melakukannya.

Sebaliknya, jika saya memiliki keyakinan bahwa saya dapat melakukannya, maka pasti saya akan mampu melakukannya meskipun pada awalnya saya tidak memiliki kemampuan untuk itu.”

- MAHATMA GANDHI -

Lanjut

 
;